Wiranto  


03/03/2009 09:25

Tempat Tanggal Lahir:
Yogyakarta, 4 April 1947

Karier:
Pangdam Jaya (1994-1996)
Panglima Kostrad (1996-1997)
Kepala Staf Angkatan Darat (1997-1998)
Menhankam/Pangab/Panglima TNI (1998-1999)
Menko Polkam (1999-2000)


Nama Wiranto diberikan oleh ibunya yang diambil dari kata Jawa: wira dan anto yang artinya anak yang berani. Sejak kecil ia sudah bercita-cita menjadi tentara. Namanya melejit setelah menjadi Ajudan Presiden Soeharto dan karirnya makin menanjak hingga mencapai jabatan Panglima ABRI (Pangab).

Di era Presiden Habibie, ia menjadi Panglima ABRI sekaligus Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhankam). Pada saat inilah ia melakukan reformasi di tubuh ABRI. Antara lain memisahkan Polri dari ABRI, dan selanjutnya mengubah ABRI menjadi TNI.

Pada pemerintahan Abdurrahman Wahid, ia diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), meskipun kemudian dinonaktifkan dan mengundurkan diri. Pengunduran dirinya ini muncul karena adanya rekomendasi Komisi Penyelidikan Pelanggaran Hak Asasi Manusi (KPP HAM) Timor Timur mengenai keterlibatan Wiranto atas terjadinya pelanggaran HAM sebelum dan sesudah jajak pendapat di Timor-Timur pada 1999.

Wiranto juga dituding bertanggung jawab atas sejumlah peristiwa 1998, mulai dari penculikan aktivis, peristiwa Mei, dan pengerahan Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa).

Pada 2004, Wiranto mengikuti Konvensi Partai Golkar untuk pemilihan calon presiden, bersama 4 kandidat lainnya, yaitu Akbar Tandjung, Surya Paloh, Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto. Di putaran pertama, Wiranto maju ke putaran kedua mendampingi Akbar Tandjung. Pada putaran kedua, di luar dugaan, Wiranto menang atas Akbar dan resmi menjadi capres Partai Golkar.

Wiranto kemudian menggandeng adik Gus Dur, Solahuddin Wahid (Gus Solah) sebagai calon wakil presiden. Pada Pemilihan Presiden tahap pertama Juni 2004, Wiranto-Gus Solah berada di urutan ketiga.

Pada 21 Desember 2006, ia mendeklarasikan Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura) dan tampil sebagai ketua umum partai. Hanura lolos verifikasi KPU, maju sebagai kontestan dengan nomor urut 1 dan berlaga dengan 37 partai lain dalam Pemilu 2009 nanti. Kini, suami dari Rugaiya dan ayah tiga anak ini, siap mencalonkan diri kembali menjadi presiden di Pemilu 2009.(TES/dari berbagai sumberx)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 11 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
Chyntia @ Selasa, 04 Agustus 2009 | 11:23
Wiranto? NO!!! SBY? YES!! Pak Wiranto, bapak plin plan sekali ya, salut sama ke plin-planan bapak
hany fridawaty @ Sabtu, 18 Juli 2009 | 07:00
sy salut dgn bapak, doa saya spy bpk mjd pemimpin yang arif walaupun blm terpilih, maju treuss pak, berjuanglah dan majukan bangsa demi rakyat
John liem @ Sabtu, 18 Juli 2009 | 06:42
sy blm nyontreng di Amrik Oom, hbs kertasnya ndak datang sampai skrg,tapi yo wiss maju trus yoo Oom,jadikan indoku tempat pencurahan berkat,i,ll trust in you.Gbu
Muslih @ Senin, 06 Juli 2009 | 03:13
Ahlan, sosok pribadinya lumayan bagus tapi karir militernya bagaimana ya krn banyak kasus yang melibatkan dia tapi tidak disidangkan lewat pengadilan untuk tes kebenaran dan kesalahan.
jepri.... @ Senin, 29 Juni 2009 | 06:31
selmat brjuang bpk wiranto..prjuangkan cita2 rakyat,sy bdoa mg sll jdi pmimpin dambaan rakyat,,,
Niken @ Jumat, 26 Juni 2009 | 13:50
Pa Wiranto dulu menjelekan pmrinthan SBY-JK,kalo ngrasa JK jelek jgn mau donk sm JK, kok sekarang malah mau jadi wakil JK pdahl JK kan orng pmrintahan, heh..
Dewi @ Selasa, 23 Juni 2009 | 17:30
Saya salut sm bpk Wiranto yg pantang mundur tetep mnclonkan diri jd presiden, sampai2 bikin partai, namun rkyt masih bnyk tuh yg milih SBY. LANJUTKAN!!!!
hendro @ Minggu, 07 Juni 2009 | 08:15
selamat atas terpilihnya menjadi cawapres, selamat berjuang. sudah saatnya pergantian ke arah yang lebig cepat dan lebih baik.... berikan bukti nyata jangan janji2....
babon @ Sabtu, 06 Juni 2009 | 15:05
SBY no no no no.... Wiranto yes
andy silitonga @ Rabu, 03 Juni 2009 | 01:39
Wiranto No,............ SBY YES,.........
Uchie @ Rabu, 08 April 2009 | 16:05
Pemilu 5 tahun lalu sy mendukung bpk lho! Tp mgkn blm wktunya bpk jd presiden x y?! sy pkr klo bpk jd presiden akan bagus. karena bpk terlihat tegas. Indonesia mmg bth presiden yg tegas dan berwibawa.

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code